Home > News

Ridwan Kamil Bakal Diperiksa KPK Usai Lebaran

KPK telah melakukan penggeledahan di rumah Ridwan Kamil.
Ridwan Kamil. 
Ridwan Kamil.

REPUBLIKA NETWORK, SEKITARKALTIM – KPK tidak menutup pintu untuk melakukan pemeriksaaan terhadap mantan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. Hal ini menyusul dugaan korupsi proyek pengadaan iklan pada Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten.

Apalagi KPK telah melakukan penggeledahan di rumah Ridwan Kamil. Saat ini KPK tengah menelusuri aliran dana dugaan korupsi dana non-budgeter itu, digunakan untuk apa saja dan kepada siapa saja.

“Ridwan Kamil akan kami jadwalkan sesegera mungkin setelah saksi-saksi dari internal BJB maupun pihak-pihak vendor yang memenangkan pengadaan selesai kami lakukan pemeriksaan,” papar Pelaksana Harian Direktur Penyidikan KPK Budi Sukmo Wibowo, Kamis (20/3/2025).

Namun, KPK memastikan pemeriksaaan tidak dilakukan pada bulan Ramadhan ini.

“Bisa jadi setelah lebaran,” imbuh Sukmo. Ia menyampaikan bahwa Ridwan Kamil akan diperiksa KPK setelah seluruh saksi dari internal BJB maupun vendor pengadaan selesai diperiksa.

“Terkait non-budgeter, penggunaannya untuk apa? Ya tentunya untuk kegiatan-kegiatan dari BJB yang tidak dianggarkan. Nah, di sinilah kami sedang menelusuri uang itu digunakan ke mana saja karena pertanggungjawabannya dilaksanakan fiktif,” ujarnya.

Sebelumnya, penyidik KPK memperkirakan kerugian negara akibat dugaan korupsi di Bank BJB tersebut mencapai Rp222 miliar.

Dalam perkara tersebut, penyidik KPK telah menetapkan lima tersangka, yakni Direktur Utama Bank BJB Yuddy Renaldi (YR), dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) sekaligus Kepala Divisi Corsec BJB Widi Hartoto (WH).

Selain itu, pengendali agensi Antedja Muliatama dan Cakrawala Kreasi Mandiri Ikin Asikin Dulmanan (IAD), Pengendali Agensi BSC Advertising dan Wahana Semesta Bandung Ekspress Suhendrik (S), dan pengendali Cipta Karya Sukses Bersama Sophan Jaya Kusuma (SJK).

Kelima orang tersebut ditetapkan sebagai tersangka dengan persangkaan Pasal 2 ayat (1) atau Pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi yang telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Ridwan Kamil memastikan dirinya dalam kondisi baik setelah KPK menggeledah rumahnya terkait kasus dugaan korupsi pengadaan iklan di Bank BJB. Penyidik KPK menyita sejumlah dokumen dalam penggeledahan di rumah Ridwan Kamil,

“Kondisi saya sehat wal'afiat, lahir dan batin. Tetap melakukan aktivitas keseharian seperti biasa,” kata Ridwan Kamil dalam keterangannya, Selasa (18/3/2025).

Republika

× Image