• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Pemberitaan Ramah Anak
  • Penggunaan AI
  • Disclaimer
  • Visitor
  • Kerja Sama
sekitarkaltim.id
Advertisement
  • Beranda
  • News
    • All
    • Business
    • Science
    Kembali Torehkan Prestasi, Pupuk Kaltim Raih PROPER Emas ke-9

    Kembali Torehkan Prestasi, Pupuk Kaltim Raih PROPER Emas ke-9

    Regulasi Lengkap WFH untuk Swasta

    Regulasi Lengkap WFH untuk Swasta

    Kemenag Perkuat Literasi Digital Bagi Siswa dan Santri

    Kemenag Perkuat Literasi Digital Bagi Siswa dan Santri

    Krisis Iklim Ancam Stabilitas Ekonomi

    Krisis Iklim Ancam Stabilitas Ekonomi

    Mulai April, Pemerintah Terapkan WFH Tiap Jumat

    Mulai April, Pemerintah Terapkan WFH Tiap Jumat

    BRIN Percepat Revitalisasi Fasilitas Bahan Bakar Nuklir

    BRIN Percepat Revitalisasi Fasilitas Bahan Bakar Nuklir

    Trending Tags

    • Trump Inauguration
    • United Stated
    • White House
    • Market Stories
    • Election Results
  • Regional
  • Mancanegara
  • Politik
  • Serba Serbi
  • Sports
  • Sosok
  • Kolom
  • Lifestyle
    • All
    • Fashion
    Tren Fashion Lebaran 2026: Dominasi Earth Tone, Gaya Minimalis

    Tren Fashion Lebaran 2026: Dominasi Earth Tone, Gaya Minimalis

    Pandangan Psikolog soal Bersahabat dengan Mantan

    Pandangan Psikolog soal Bersahabat dengan Mantan

    Prediksi Tren Fashion 2026: Estetika yang Bakal Dominasi Dunia Mode

    Prediksi Tren Fashion 2026: Estetika yang Bakal Dominasi Dunia Mode

    Trending Tags

    • Golden Globes
    • Game of Thrones
    • MotoGP 2017
    • eSports
    • Fashion Week
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
    • All
    • Business
    • Science
    Kembali Torehkan Prestasi, Pupuk Kaltim Raih PROPER Emas ke-9

    Kembali Torehkan Prestasi, Pupuk Kaltim Raih PROPER Emas ke-9

    Regulasi Lengkap WFH untuk Swasta

    Regulasi Lengkap WFH untuk Swasta

    Kemenag Perkuat Literasi Digital Bagi Siswa dan Santri

    Kemenag Perkuat Literasi Digital Bagi Siswa dan Santri

    Krisis Iklim Ancam Stabilitas Ekonomi

    Krisis Iklim Ancam Stabilitas Ekonomi

    Mulai April, Pemerintah Terapkan WFH Tiap Jumat

    Mulai April, Pemerintah Terapkan WFH Tiap Jumat

    BRIN Percepat Revitalisasi Fasilitas Bahan Bakar Nuklir

    BRIN Percepat Revitalisasi Fasilitas Bahan Bakar Nuklir

    Trending Tags

    • Trump Inauguration
    • United Stated
    • White House
    • Market Stories
    • Election Results
  • Regional
  • Mancanegara
  • Politik
  • Serba Serbi
  • Sports
  • Sosok
  • Kolom
  • Lifestyle
    • All
    • Fashion
    Tren Fashion Lebaran 2026: Dominasi Earth Tone, Gaya Minimalis

    Tren Fashion Lebaran 2026: Dominasi Earth Tone, Gaya Minimalis

    Pandangan Psikolog soal Bersahabat dengan Mantan

    Pandangan Psikolog soal Bersahabat dengan Mantan

    Prediksi Tren Fashion 2026: Estetika yang Bakal Dominasi Dunia Mode

    Prediksi Tren Fashion 2026: Estetika yang Bakal Dominasi Dunia Mode

    Trending Tags

    • Golden Globes
    • Game of Thrones
    • MotoGP 2017
    • eSports
    • Fashion Week
No Result
View All Result
sekitarkaltim.id
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Regional
  • Mancanegara
  • Politik
  • Serba Serbi
  • Sports
  • Sosok
  • Kolom
  • Lifestyle
Home News

Gangguan Penyesuaian Diri Jadi Diagnosis Penyakit Terbanyak Jamaah Haji

Sekitar Kaltim by Sekitar Kaltim
14 Mei 2025
in News
Reading Time: 3 mins read
Share on FacebookShare on Twitter
Petugas kesehatan menyiapkan tabung oksigen. 
Petugas kesehatan menyiapkan tabung oksigen.

REPUBLIKA NETWORK, SEKITARKALTIM – Data pelayanan kesehatan yang dihimpun Klinik Kesehatan Haji Indonesia Madinah menyebut, reaksi stress akut dan gangguan penyesuaian diri menjadi diagnosis penyakit terbanyak yang dialami pasien jamaah gelombang 1, sejak kedatangannya pada awal Mei lalu.

Meski gangguan jantung, hipertensi, dan diabetes menjadi posisi teratas, namun kasus stress akut dan gangguan penyesuaian diri perlu mendapat perhatian serius.

Kasus ini menjadi masalah kesehatan yang seringkali ditangani para petugas kesehatan di Daerah Kerja Madinah.

Dokter spesialis jiwa di KKHI Madinah, dr. Kusufia Mirantri, Sp.KJ mengungkap tekanan fisik, perubahan lingkungan drastis, kelelahan, dan perpisahan sementara atau tanpa pendampingan dari keluarga dapat menjadi pemicu stres signifikan bagi jamaah.

“Banyak jamaah, terutama Lansia atau mereka yang memiliki kerentanan sebelumnya, mengalami kesulitan beradaptasi. Stress dan gangguan penyesuaian ini dapat bermanifestasi dalam berbagai bentuk, mulai dari gangguan tidur, kecemasan berlebih, hingga gejala psikosomatis,” ujar dr. Kusufia, melalui laman Kemenkes, dinukil pada Selasa, (13/4/2025).

Karena itu, pesannya, penting bagi sesama jamaah dan pendamping atau keluarga mengenali tanda-tanda awal masalah kejiwaan agar dapat segera memberi dukungan atau mencari bantuan profesional.

dr. Upi, sapaan karib Kusufia, mengingatkan deteksi dini menjadi kunci penanganan efektif, sehingga tidak mengganggu kekhusyukan ibadah.

Ia memberi sejumlah saran mengenali tanda-tanda seorang Kusufia mengalami masalah kejiwaan.

Antara lain, adanya perubahan perilaku mencolok.

dr. Upi menyarankan untuk memperhatikan jika ada jamaah yang biasanya ceria dan mudah bergaul tiba-tiba menjadi mudah tersinggung.

ArtikelTerkait

Krisis Iklim Ancam Stabilitas Ekonomi

Mulai April, Pemerintah Terapkan WFH Tiap Jumat

BRIN Percepat Revitalisasi Fasilitas Bahan Bakar Nuklir

“Atau sebaliknya, menarik diri secara ekstrem, lebih suka menyendiri, dan enggan berinteraksi dengan orang lain,” ingatnya.

Tanda kedua, kesulitan tidur atau insomnia.

Gangguan tidur yang persisten, seperti sulit memulai tidur, sering terbangun di malam hari, atau merasa tidak segar usai tidur, bisa menjadi pertanda adanya tekanan mental.

Kurang tidur dapat memperburuk kondisi emosional dan kognitif jamaah.

Ketiga, kecemasan atau ketakutan berlebihan. Merasa sedikit cemas di lingkungan baru adalah wajar. Namun, jika kecemasan menjadi berlebihan, tidak rasional, dan mengganggu aktivitas sehari-hari, misalnya, takut keluar kamar, takut ke masjid meski ditemani, atau panik berlebihan saat di keramaian.

Maka hal itu memerlukan perhatian serius.

Tanda keempat, kebingungan terhadap tempat, waktu, dan orang atau disorientasi. Jamaah yang mengalami masalah kejiwaan mungkin menunjukkan tanda-tanda kebingungan.

“Mereka bisa jadi tidak tahu sedang berada di mana, lupa hari atau tanggal, bahkan kesulitan mengenali teman serombongan atau pendampingnya,” jelas dr. Upi.

Kondisi ini sering disebut disorientasi dan membutuhkan evaluasi lebih lanjut.

Tanda berikutnya, terjadi perubahan mood yang cepat dan tidak terduga.

Perhatikan fluktuasi suasana hati yang ekstrem dan cepat. Seorang jamaah mungkin tiba-tiba menjadi sangat mudah marah karena hal sepele, atau sebaliknya, mendadak menjadi sangat sedih, menangis tanpa alasan yang jelas.

Padahal beberapa saat sebelumnya tampak biasa saja.

Jika tanda-tanda itu teramati pada seorang jamaah, pendamping atau rekan jamaah diharapkan tidak mendiagnosis sendiri.

Langkah awal yang bisa dilakukan mendekati jamaah tersebut dengan empati, mencoba mendengarkan apa yang dirasakan. Kemudian membantu penyesuaian diri jamaah, misal membantu cara menggunakan kamar mandi atau cara menggunakan lift.

Ia mengingatkan agar jangan ragu untuk segera melaporkan kondisi tersebut kepada ketua rombongan atau Tenaga Kesehatan Haji Kloter (TKHK) yang mendampingi.

“Mereka lebih kompeten melakukan penilaian awal dan memberi intervensi yang tepat, termasuk merujuk ke KKHI jika diperlukan,” ingat dr. Upi.

Yan Andri

Tags: Jamaahhajikesehatanhajilayananhaji
Previous Post

Infrastruktur Tak Merata Jadi Penyebab Kemiskinan di Kaltim

Next Post

Genosida Zionis Sebabkan Jutaan Warga Gaza Kekurangan Pangan

Sekitar Kaltim

Sekitar Kaltim

Next Post

Genosida Zionis Sebabkan Jutaan Warga Gaza Kekurangan Pangan

Muhammadiyah Dorong Kejagung Tuntaskan Kasus Pagar Laut

Tips Memilih Hewan Kurban yang Sehat dan Sesuai Syariat

Terkini

  • Investasi Perdana Biru Fund Perkuat Akses Benih Berkualitas
  • Prakiraan Cuaca Balikpapan 9 April 2026: Hujan Ringan Hingga Petir
  • Lagi, Penjajah Zionis Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza
sekitarkaltim.id

Media regional yang menyajikan beragam kanal dengan mengangkat pelbagai isu general dan segmented.

Sejak awal mengudara, media siber ini jejaring dari Republika Network. Seiring waktu, tepatnya sejak 25 Desember 2025, Sekitarkaltim.id bermigrasi menjadi bagian dari jaringan Cendana Network.

Kanal

  • Business
  • Fashion
  • HEADLINE
  • Lifestyle
  • Mancanegara
  • News
  • Politik
  • Regional
  • Science
  • Serba Serbi
  • Sosok
  • Sports
  • Tech

Alamat Redaksi

Jalan Adil Makmur No. 10, Baru Ilir, Balikpapan Barat, Kota Balikpapan.

Kontak Iklan:
CP: +62 822-9986-7079

Email:
iklan@sekitarkaltim.id I redaksi@sekitarkaltim.id

redaksisekitarkaltim@gmail.com

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Pemberitaan Ramah Anak
  • Penggunaan AI
  • Disclaimer
  • Visitor
  • Kerja Sama

© 2022 Sekitarkaltim.id - Cendana Network. All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • Regional
  • News
  • Mancanegara
  • Politik
  • Sports
  • Sosok
  • Serba Serbi
  • Kolom
  • Pariwara
    • Pemprov Kaltara
    • Pemprov Kaltim
    • DPRD Kaltim
    • DPRD Balikpapan
    • Pemkot Balikpapan
    • Pemkab PPU
    • Pemkab Berau

© 2022 Sekitarkaltim.id - Cendana Network. All Right Reserved.