CENDANA NETWORK, SEKITARKALTIM.ID – Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) membuka akses kunjungan bagi masyarakat Indonesia yang ingin menikmati libur lebaran ke Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Nusantara.
Sejumlah jalur kunjungan, titik strategis, dan layanan pendukung disiapkan untuk menyambut masyarakat yang ingin melihat langsung perkembangan pembangunan IKN.
Sejumlah lokasi di KIPP Nusantara dapat diakses pengunjung.
Di antaranya, Plaza Seremoni, Embung MBH, Bendungan Sepaku Semoi, Plaza Bhinneka Tunggal Ika, Taman Kusuma Bangsa, hingga Masjid Negara IKN.
Juru Bicara Otorita IKN, Troy Pantouw, menyampaikan keterbukaan akses ini bagian upaya menghadirkan Nusantara sebagai kawasan inklusif.
Selain destinasi wisata, Troy menerangkan, pembukaan akses fungsional gerbang tol menuju IKN juga tersedia untuk memudahkan masyarakat berkunjung dan menyaksikan langsung progres pembangunan.
“Kami membuka pintu seluas-luasnya bagi masyarakat untuk melihat langsung perkembangan IKN,” jelasnya.
Kawasan Istana Negara juga dapat dikunjungi dengan pembatasan kapasitas dan ketentuan berpakaian tertentu bagi pengunjung.
Untuk menunjang mobilitas, Otorita IKN menyediakan layanan shuttle bus listrik yang menghubungkan berbagai titik di kawasan.
Selain itu, sejumlah titik parkir disiapkan di antaranya di Bundaran Sumbu Barat, Rusun ASN, hingga kawasan Simpang Timur. Pengunjung diimbau mengikuti arahan petugas demi menjaga ketertiban dan kelancaran arus kunjungan.
Sebanyak 20 tenant UMKM turut meramaikan kawasan dengan berbagai produk lokal. Pengunjung juga dapat menikmati aktivitas seperti permainan rakyat, spot foto dengan busana adat, hingga pertunjukan musik.
Fasilitas pendukung seperti layanan kesehatan, kebersihan, serta tempat ibadah juga telah disiagakan.
Otorita IKN mengingatkan masyarakat untuk mematuhi aturan selama berada di kawasan, termasuk menjaga kebersihan, tidak merokok di area terlarang, serta tidak menerbangkan drone tanpa izin resmi.
Pengunjung juga diminta memanfaatkan aplikasi IKNOW untuk informasi lokasi dan layanan darurat.
Melalui kesiapan ini, Otorita IKN berharap kunjungan masyarakat selama libur panjang dapat menjadi pengalaman langsung dalam melihat dan memahami pembangunan Ibu Kota Nusantara sebagai kota masa depan Indonesia.
Kaltim Siapkan Destinasi Wisata Menarik
Selain OIKN, Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Timur juga menyiapkan berbagai destinasi wisata agar destinasi wisata aman, nyaman, dan menyenangkan.
Terutama untuk menyambut wisatawan saat lonjakan pengunjung selama libur Lebaran 2026.
“Libur Lebaran 2026 sudah di depan mata, saatnya para pengelola destinasi wisata di Kalimantan Timur bersiap memberi pelayanan terbaik,” ujar Kepala Dinas Pariwisata Kaltim Ririn Sari Dewi, Kamis.
Ririn bilang, langkah antisipasi pertama yang didorong mengutamakan keselamatan pengunjung melalui pengecekan kelaikan kalibrasi pada seluruh wahana ekstrem dan fasilitas pariwisata.
Ia menyampaikan, para pengelola objek wisata diwajibkan selalu siaga terhadap potensi cuaca ekstrem dan mitigasi bencana alam.
Salah satunya terus memantau informasi peringatan dini dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika.
“Kesiapan tim penyelamat seperti balawisata dan tenaga medis profesional harus dipastikan selalu bersiaga di setiap lokasi, untuk mengantisipasi berbagai kejadian darurat,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan untuk memberi jaminan keamanan, pengelola destinasi wajib memantau seluruh aktivitas pengunjung secara intensif.
“Semua ini demi memastikan ketertiban dan kelancaran arus wisatawan,” imbuhnya.
Ia juga meminta pengelola destinasi melakukan koordinasi aktif bersama aparat Polri, TNI, dan satuan tugas setempat agar area wisata bebas dari segala bentuk gangguan keamanan.
Terkait kenyamanan, lanjutnya, setiap destinasi wisata dituntut mampu menciptakan momen liburan indah melalui penyediaan lingkungan yang ramah.
Sekaligus terjaga kebersihannya, serta memadai bagi semua pengunjung.
“Peningkatan standar pelayanan yang lebih responsif menjadi kunci utama dalam mengelola lonjakan pengunjung yang diprediksi meningkat tajam pada masa liburan panjang kali ini,” jelas Ririn.
Ia juga mengimbau para wisatawan yang sedang menikmati waktu berlibur untuk selalu proaktif dengan melaporkan kepada petugas keamanan apabila melihat adanya potensi bahaya di lokasi wisata.
Kolaborasi yang solid dari seluruh pihak ini diyakini pihaknya mampu menyajikan pengalaman liburan Lebaran berkualitas serta memberikan kesan positif bagi semua wisatawan.
Ia mengingatkan, kesuksesan penyelenggaraan pariwisata yang aman ini diharapkan dapat semakin mengangkat citra pariwisata daerah.
Yan Andri












