• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Pemberitaan Ramah Anak
  • Penggunaan AI
  • Disclaimer
  • Visitor
  • Kerja Sama
sekitarkaltim.id
Advertisement
  • Beranda
  • News
    • All
    • Business
    • Science
    Aliansi Penjaga Situs Cipujangga: Bentuk Tim Kajian Terpadu

    Aliansi Penjaga Situs Cipujangga: Bentuk Tim Kajian Terpadu

    Tradisi Mandi Jiwa di Mata Air Cipujangga Harus Dipertahankan

    Tradisi Mandi Jiwa di Mata Air Cipujangga Harus Dipertahankan

    BRIN – Kementan Perkuat Riset Pertanian

    BRIN – Kementan Perkuat Riset Pertanian

    Tiga Skenario Perang Iran

    Tiga Skenario Perang Iran

    Teknologi Pesawat Nirawak Perkuat Upaya Konservasi Penyu di Berau

    Teknologi Pesawat Nirawak Perkuat Upaya Konservasi Penyu di Berau

    Ekspor Pupuk ke Australia Tembus Rp7 Triliun, Harga Pupuk Dalam Negeri Turun 20%

    Ekspor Pupuk ke Australia Tembus Rp7 Triliun, Harga Pupuk Dalam Negeri Turun 20%

    Trending Tags

    • Trump Inauguration
    • United Stated
    • White House
    • Market Stories
    • Election Results
  • Regional
  • Mancanegara
  • Politik
  • Serba Serbi
  • Sports
  • Sosok
  • Kolom
  • Lifestyle
    • All
    • Fashion
    Tren Fashion Lebaran 2026: Dominasi Earth Tone, Gaya Minimalis

    Tren Fashion Lebaran 2026: Dominasi Earth Tone, Gaya Minimalis

    Pandangan Psikolog soal Bersahabat dengan Mantan

    Pandangan Psikolog soal Bersahabat dengan Mantan

    Prediksi Tren Fashion 2026: Estetika yang Bakal Dominasi Dunia Mode

    Prediksi Tren Fashion 2026: Estetika yang Bakal Dominasi Dunia Mode

    Trending Tags

    • Golden Globes
    • Game of Thrones
    • MotoGP 2017
    • eSports
    • Fashion Week
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
    • All
    • Business
    • Science
    Aliansi Penjaga Situs Cipujangga: Bentuk Tim Kajian Terpadu

    Aliansi Penjaga Situs Cipujangga: Bentuk Tim Kajian Terpadu

    Tradisi Mandi Jiwa di Mata Air Cipujangga Harus Dipertahankan

    Tradisi Mandi Jiwa di Mata Air Cipujangga Harus Dipertahankan

    BRIN – Kementan Perkuat Riset Pertanian

    BRIN – Kementan Perkuat Riset Pertanian

    Tiga Skenario Perang Iran

    Tiga Skenario Perang Iran

    Teknologi Pesawat Nirawak Perkuat Upaya Konservasi Penyu di Berau

    Teknologi Pesawat Nirawak Perkuat Upaya Konservasi Penyu di Berau

    Ekspor Pupuk ke Australia Tembus Rp7 Triliun, Harga Pupuk Dalam Negeri Turun 20%

    Ekspor Pupuk ke Australia Tembus Rp7 Triliun, Harga Pupuk Dalam Negeri Turun 20%

    Trending Tags

    • Trump Inauguration
    • United Stated
    • White House
    • Market Stories
    • Election Results
  • Regional
  • Mancanegara
  • Politik
  • Serba Serbi
  • Sports
  • Sosok
  • Kolom
  • Lifestyle
    • All
    • Fashion
    Tren Fashion Lebaran 2026: Dominasi Earth Tone, Gaya Minimalis

    Tren Fashion Lebaran 2026: Dominasi Earth Tone, Gaya Minimalis

    Pandangan Psikolog soal Bersahabat dengan Mantan

    Pandangan Psikolog soal Bersahabat dengan Mantan

    Prediksi Tren Fashion 2026: Estetika yang Bakal Dominasi Dunia Mode

    Prediksi Tren Fashion 2026: Estetika yang Bakal Dominasi Dunia Mode

    Trending Tags

    • Golden Globes
    • Game of Thrones
    • MotoGP 2017
    • eSports
    • Fashion Week
No Result
View All Result
sekitarkaltim.id
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Regional
  • Mancanegara
  • Politik
  • Serba Serbi
  • Sports
  • Sosok
  • Kolom
  • Lifestyle
Home News

Tiga Skenario Perang Iran

Indonesia harus bersiap.  

Newsroom SK by Newsroom SK
9 Juni 2026
in News
Reading Time: 2 mins read
Tiga Skenario Perang Iran

Wakil Menteri Luar Negeri Anis Matta. (GI)

Share on FacebookShare on Twitter

CENDANA NETWORK, SEKITARKALTIM.ID –  Konflik kawasan yang kian memanas memasuki situasi yang berat.

Wakil Menteri Luar Negeri Anis Matta, menilai perang Iran dengan Israel dan Amerika Serikat sampai kini masih berada dalam fase yang belum menentukan.

Anis menilai, ada tiga skenario besar yang saat ini sedang memanas dan akan menentukan arah geopolitik Timur Tengah.

Hal ini menentukan masa depan gagasan kerja sama pertahanan dunia Islam.

Menurut Anis Matta, melalui wawancara khusus dengan Republika pada Senin (8/6/2026), ia merinci tiga skenario itu yakni perdamaian, eskalasi perang lebih luas, dan kondisi status quo atau no peace, no war.

Ia menilai jika melihat situasi sekarang, ini pertarungan antara skenario damai dan skenario eskalasi.

“Kita belum tahu mana yang akan menang,” ujar Anis, dikutip dari ROL di Balikpapan, Selasa.

Anis mengatakan, jika konflik berakhir melalui jalur damai dalam waktu dekat, posisi Iran relatif lebih diuntungkan.

Sebab, berbagai tujuan awal yang ingin dicapai Israel dan Amerika Serikat gagal terwujud.

Menurutnya kekuasaan Teheran tetap bertahan, tidak terjadi gejolak politik internal yang menjatuhkan pemerintahan, dan kemampuan militer Iran masih bisa mempertahankan diri dari tekanan eksternal.

ArtikelTerkait

Teknologi Pesawat Nirawak Perkuat Upaya Konservasi Penyu di Berau

Ekspor Pupuk ke Australia Tembus Rp7 Triliun, Harga Pupuk Dalam Negeri Turun 20%

2.199 Dai Dikirim ke Daerah 3T

“Kalau alat ukur kemenangan itu target yang ditentukan di awal, maka target itu tidak tercapai. Karena muncul persepsi bahwa Iran menang dalam ronde pertama,” ujarnya.

Namun Anis mengingatkan perang belum benar-benar usai. Ia melihat adanya upaya-upaya yang berpotensi mengganggu proses menuju perdamaian.

Anis menyoroti serangan yang masih terjadi di Lebanon dan sejumlah wilayah Iran. Ia bilang, serangan itu dapat dibaca sebagai upaya mengganggu peluang kesepakatan damai.

Ia juga menggarisbawahi perkembangan baru dalam posisi diplomatik Iran. Untuk pertama kalinya, kata dia, Teheran memasukkan isu Lebanon sebagai bagian dari agenda perundingan.

Dalam pandangan Iran, serangan terhadap Lebanon kini dipandang memiliki keterkaitan langsung dengan keamanan Iran sendiri.

Artinya, kata Anis, spektrum konflik menjadi lebih luas.

“Iran sekarang mengatakan tidak ada pembicaraan damai kalau Israel masih menyerang Lebanon,” ujar Anis.

Ia berujar, perluasan spektrum konflik seperti itu berpotensi mempersulit proses negosiasi yang sedang berlangsung.

Meski melihat Iran unggul pada fase awal konflik, Anis menilai skenario yang paling mengkhawatirkan adalah apabila terjadi eskalasi baru.

Ia memperkirakan ronde kedua konflik bisa berlangsung jauh lebih brutal dibandingkan fase pertama perang.

Menurutnya, efektivitas serangan udara memiliki keterbatasan apabila tidak diikuti operasi darat.

Namun pengalaman Amerika Serikat di Afghanistan dan Irak menunjukkan bahwa invasi darat terhadap negara besar dan relatif solid menyimpan risiko yang sangat tinggi.

“Saya sulit membayangkan Amerika mengambil keputusan invasi darat ke Iran,” katanya.

Karena itu, ia memperkirakan kemungkinan eskalasi akan bergerak ke penggunaan teknologi militer yang lebih canggih dan destruktif.

Dalam konteks itulah, Anis menilai sejumlah pengamat internasional mulai memperingatkan kemungkinan penggunaan senjata nuklir oleh Israel yang jauh lebih mematikan apabila konflik memasuki fase baru.

Ia menyebut sejumlah analis geopolitik Barat telah mengangkat kemungkinan tersebut sebagai risiko yang patut diperhatikan.

“Kalau ada eskalasi ronde kedua, maka dia akan jauh lebih brutal daripada yang pertama,” ujarnya.

Selain perdamaian dan eskalasi, Anis melihat kemungkinan ketiga berupa situasi “no peace, no war”. Dalam skenario ini, tidak ada kesepakatan damai formal, tetapi juga tidak terjadi perang besar yang terbuka.

Seluruh pihak, sambungnya, akan menggunakan waktu membangun kembali kapasitas militer, memperkuat posisi strategis.

Sekaligus menguji berbagai peluang diplomatik yang masih tersedia.

“Semua orang saling mengawasi, membangun kekuatannya kembali, dan bersiap untuk sesuatu yang lebih besar sambil menjajaki kemungkinan damai,” kata Anis.

ROL

Tags: konflik kawasanPerang Iransituasi timur tengah
Previous Post

Peringatan Tsunami untuk Kota Bontang Dicabut

Next Post

BRIN – Kementan Perkuat Riset Pertanian

Newsroom SK

Newsroom SK

Next Post
BRIN – Kementan Perkuat Riset Pertanian

BRIN – Kementan Perkuat Riset Pertanian

1.500 Pekerja Tambang Kaltim Terancam PHK

1.500 Pekerja Tambang Kaltim Terancam PHK

BPS Kaltim: Jumlah Penumpang Pesawat Anjlok

BPS Kaltim: Jumlah Penumpang Pesawat Anjlok

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terkini

  • Aliansi Penjaga Situs Cipujangga: Bentuk Tim Kajian Terpadu
  • Tradisi Mandi Jiwa di Mata Air Cipujangga Harus Dipertahankan
  • BPS Kaltim: Jumlah Penumpang Pesawat Anjlok
sekitarkaltim.id

Media regional yang menyajikan beragam kanal dengan mengangkat pelbagai isu general dan segmented.

Sejak awal mengudara, media siber ini jejaring dari Republika Network. Seiring waktu, tepatnya sejak 25 Desember 2025, Sekitarkaltim.id bermigrasi menjadi bagian dari jaringan Cendana Network.

Kanal

  • Business
  • Fashion
  • HEADLINE
  • Lifestyle
  • Mancanegara
  • News
  • Politik
  • Regional
  • Science
  • Serba Serbi
  • Sosok
  • Sports
  • Tech

Alamat Redaksi

Jalan Adil Makmur No. 10, Baru Ilir, Balikpapan Barat, Kota Balikpapan.

Kontak Iklan:
CP: +62 822-9986-7079

Email:
iklan@sekitarkaltim.id I redaksi@sekitarkaltim.id

redaksisekitarkaltim@gmail.com

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Pemberitaan Ramah Anak
  • Penggunaan AI
  • Disclaimer
  • Visitor
  • Kerja Sama

© 2022 Sekitarkaltim.id - Cendana Network. All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • Regional
  • News
  • Mancanegara
  • Politik
  • Sports
  • Sosok
  • Serba Serbi
  • Kolom
  • Pariwara
    • Pemprov Kaltara
    • Pemprov Kaltim
    • DPRD Kaltim
    • DPRD Balikpapan
    • Pemkot Balikpapan
    • Pemkab PPU
    • Pemkab Berau

© 2022 Sekitarkaltim.id - Cendana Network. All Right Reserved.