CENDANA NETWORK, SEKITARKALTIM.ID – Borneo FC Samarinda masih memiliki peluang juara musim ini. Pesut Etam sampai pekan ke-31 telah menduduki posisi kedua alias runner-up. Tim asuhan Fabio Lefundes itu mengemas poin yang sama dengan Persib, 72 poin.
Di pekan ke-32, Borneo FC akan menjalani laga tandang. Nadeo Argawinata dkk bakal menantang Bali United pada Senin (11/5/2026) atau sehari usai El Clasico.
Pertandingan malam nanti akan menjadi peluang untuk mengejar asa juara.
Striker Borneo FC, Koldo Obieta mengatakan kalau tim serta dirinya tidak akan berpikir soal El Clasico. Obieta menuturkan prioritas utama adalah internal timnya.
“Kami sekarang memiliki tiga pertandingan final tersisa dan siap berjuang untuk gelar juara. Setiap pertandingan adalah final,” ungkap Obieta, melalui keterangan resminya, dinukil Senin.
Pemain asal Spanyol itu berujar jika timnya menjadi sorotan. Hal ini bukan menjadi beban untuk tiga laga pemungkas musim ini.
“Kami fokus tim sendiri. Kami tahu harus memenangkan pertandingan dan jika bisa melakukan itu, kami percaya akan terus melakukannya,” ujar Obieta.
“Melanjutkan tren positif ini, percaya pada kemungkinan kami menjadi juara dan fokus pada pertandingan berikutnya. Itu selalu menjadi hal yang paling penting,” tambah Obieta.
Performa Obieta dinilai cukup gacor. Datang di paruh kedua musim 2025-2026, Obieta sukses melepaskan diri dari bayang-bayang striker Borneo FC yang dilepas ke Arema FC, Joel Vinicius.
Dalam 13 laga bersama Borneo FC, pemain 32 tahun itu menghasilkan tujuh gol serta tiga umpan gol.
Di pekan ke-31 melawan Persita Tangerang (5/5), Obieta menghasilkan dua assist dan mengantarkan timnya menang 2-0.
“Kami memiliki beberapa pemain dengan karakteristik kuat dan kualitas bagus. Selain itu kami juga memiliki kepercayaan diri bahwa kami sangat kolektif secara tim,” kata Obieta.
Persib Tumbangkan Macan Kemayoran
Saat ini puncak klasemen diduduki Persib Bandung dengan 75 poin atau selisih tiga poin dengan Borneo FC yang mengemas 72 poin. Persib menambah tiga poin setelah berhasil menggondol kemenangan dari Persija Jakarta pada pekan ke-32 BRI Super League 2025/26. Persib comeback atas Persija dengan skor 2-1, pada Ahad (10/5) di Stadion Segiri, Samarinda.
Sempat tertinggal lebih dulu lewat gol Alaaeddine Ajaraie menit 20, Persib menyamakan skor 1-1 sembilan menit kemudian lewat Adam Alis.
Ia memanfaatkan kesalahan di lini pertahanan Persija. Menit 37 umpan terobosan Thom Haye menempatkan Adam Alis berhadapan satu lawan satu dengan kiper.
Dalam tekanan bayang-bayang Dony Tri Pamungkas, Adam dengan tenang ceploskan bola bawa Persib berbalik unggul 2-1. Skor tersebut bertahan hingga usai.
Walau menang, pelatih Persib Bojan Hodak menyebut ini bukan laga terbaik untuk dinikmati. Pertarungan bergengsi dimana kedua tim sangat berhati-hati, menguras tenaga dan kerja keras.
“Ini bukan menjadi pertandingan yang indah, ini menjadi laga yang sangat sulit, ini bukan tipe pertandingan yang terbaik untuk dinikmati tetapi sangat menguras tenaga, kerja keras,” kata Hodak.
Pelatih berkebangsaan Kroasia ini mengatakan Adam Alis sebagai sosok yang menginspirasi. Gelandang yang punya determinasi tinggi, daya pressing tinggi hingga bisa menciptakan dua gol balasan menghukum pertahanan lawan.
“Pada akhirnya kami memenangkan pertandingan melalui Adam (Alis) yang tampil sangat menginspirasi. Kami senang dengan raihan tiga poin ini dan sekarang fokus ke pertandingan berikutnya,” papar Hodak.
Pasca kemenangan ini Persib masih memimpin klasemen sementara. Pada pekan depan akan menghadapi PSM Makassar di Stadion Gelora BJ Habibie, Parepare Sulawesi, 17 Mei 2026.
Pewarta: Taufik









