CENDANA NETWORK, SEKITARKALTIM.ID – Lautan manusia kembali memadati kawasan Sekumpul, Martapura. Diperkirakan, ada sekitar lima juta jamaah yang datang dari berbagai daerah dan luar negeri.
Kapolres Banjar AKBP Fadli mengatakan angka itu diperoleh dari analisis data operator seluler yang aktif selama kegiatan berlangsung.
“Jumlah jamaah berdasarkan analisis tiga provider besar di Indonesia yang aktif saat kegiatan mencapai 4,9 juta hingga menembus 5 juta,” ujar Fadli, dikutip dari Antara, di Balikpapan, Senin (29/12/2025).
Ia memastikan, lautan manusia yang mengikuti Haul Abah Guru Sekumpul tahun ini melampaui kehadiran jamaah tahun lalu, yang tercatat sekitar 4,1 juta orang.
Sebagaimana diketahui, Haul ini peringatan wafatnya ulama Kharismatik Martapura Syekh KH Muhammad Zaini bin Abdul Ghani, yang kerap tersohor dengan nama Abah Guru Sekumpul.
Abah Guru Sekumpul, wafat pada 5 Rajab 1426 Hijriah atau tahun 2005.
“Alhamdulillah, kami bersyukur seluruh rangkaian berjalan lancar dan aman dengan pengamanan dipimpin langsung Kapolda Kalsel. Serta melibatkan personel di lapangan bersama relawan yang mencapai ribuan,” ujarnya.
Menurutnya, pengamanan dilakukan sejak awal mulai pengaturan parkir, rekayasa lalu lintas, hingga antisipasi kemacetan.
Polda Kalimantan Selatan mengerahkan 3.099 personel. Pengamanan diperkuat 600 prajurit TNI, 1.500 petugas instansi pemerintah daerah, serta sekitar 42.000 relawan.
Pihaknya bekerja bersama relawan dan instansi terkait untuk memastikan kegiatan berlangsung aman dan kondusif. Rangkaian acara diawali pembacaan Maulid Al Habsyi.
Kemudian disusul lantunan Shalawat kepada Rasulullah, yang menggema di kawasan Musala Ar Raudhah dan sekitarnya.
Jutaan jamaah memadati ruang induk Mushala, sepanjang Jalan Sekumpul, hingga Jalan Jenderal A Yani Martapura yang terhubung ke Banjarbaru.
Mereka larut dalam doa dan dzikir bersama.
Selain di darat, pengamanan juga dilakukan dari jalur air. Aparat TNI-Polri bersama relawan mengatur arus jemaah yang datang menggunakan kendaraan darat maupun perahu melalui sungai.
Rekayasa lalu lintas diterapkan di sejumlah titik menuju Sekumpul. Petugas kesehatan disiagakan untuk mengantisipasi kondisi darurat. Hingga akhir kegiatan, situasi berlangsung aman dan tertib.
Meski sempat turun hujan, namun hal itu tidak mematahkan semangat jamaah untuk terus mengikuti seluruh rangkaian kegiatan hingga selesai. Bahkan, mereka tampak khusyuk.
Yan Andri












