CENDANA NETWORK, SEKITARKALTIM.ID – Jumlah pergerakan penumpang melalui Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan terus mengalami lonjakan. Diprediksi, besok Rabu (18/3/2026) menjadi momen puncak arus mudik.
Puncak mudik pada Rabu diperkirakan terjadi pada 18 Maret. Sejauh ini jumlah penumpang yang datang maupun berangkat diproyeksikan mencapai sekitar 19.000 orang dalam satu hari.
Adapun puncak arus balik diprediksi terjadi pada H+6 Lebaran atau 28 Maret, dengan jumlah penumpang diperkirakan mencapai sekitar 23.000 orang via Bandara SAMS Balikpapan.
General Manager Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan Balikpapan, R Iwan Winaya Mahdar mengatakan saat ini masyarakat sudah mulai merasakan tingginya permintaan tiket penerbangan.
Banyak tiket penerbangan yang telah habis terjual, sehingga cukup sulit untuk mendapatkan tiket langsung menuju tujuan.
Ia menjelaskan, jika masih tersedia, sebagian besar tiket yang muncul di aplikasi pemesanan termasuk penerbangan dengan rute transit melalui beberapa kota.
“Sehingga waktu perjalanan menjadi lebih panjang dan harga tiket terlihat lebih tinggi,” ujarnya, pada giat antisipasi pementasan jelang mudik lebaran, Selasa (17/3/2026).
Ia bilang hal itu bukan semata-mata tiketnya mahal, tetapi karena penerbangan harus transit di beberapa kota.
“Ada yang harganya bisa mencapai di atas tarif batas atas, sekitar Rp4 juta – Rp7 juta,” imbuhnya.
Untuk mengantisipasi kekurangan penumpang selama periode mudik, maskapai juga telah menambah 59 penerbangan ekstra yang dilayani tiga maskapai.
Yaitu AirAsia, Garuda Indonesia, dan Citilink.
Meski begitu, tambahan penerbangan juga telah habis dipesan. Hal ini, ujarnya, menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat untuk melakukan perjalanan mudik tahun ini.
Pihak bandara mengimbau pemudik agar mempersiapkan tiket keberangkatan dan kepulangan lebih awal, menyusul ketersediaan tiket sangat terbatas ketika mendekati hari keberangkatan.
Pihak bandara memperkirakan total pergerakan penumpang selama periode angkutan Lebaran tahun ini bisa mengalami peningkatan sekitar dua persen dibanding tahun 2025.
Prakiraan total sekitar 313.000 penumpang yang akan melalui Bandara Sepinggan Balikpapan.
Untuk menghadapi gangguan, pihak bandara juga terus melakukan asesmen dan pengawasan rutin terhadap operasional bandara.
Pengawasan ini dilakukan bersama Otoritas Bandar Udara Wilayah VII sebagai perwakilan dari Kementerian Perhubungan Republik Indonesia.
Yan Andri












