• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Pemberitaan Ramah Anak
  • Penggunaan AI
  • Disclaimer
  • Visitor
  • Kerja Sama
sekitarkaltim.id
Advertisement
  • Beranda
  • News
    • All
    • Business
    • Science
    Akhir April, 4.000 ASN Bakal Ikut Pelatihan Komcad

    Akhir April, 4.000 ASN Bakal Ikut Pelatihan Komcad

    Diduga Rugikan Negara Rp14 Triliun, Kejagung Tetapkan Tersangka Limbah Sawit

    Diduga Rugikan Negara Rp14 Triliun, Kejagung Tetapkan Tersangka Limbah Sawit

    20 Prediksi Bisnis UMKM 2026: Peluang dan Strategi Bertahan

    20 Prediksi Bisnis UMKM 2026: Peluang dan Strategi Bertahan

    Pentaskan Drama Keluarga, Pelajar Sega Tunjukan Seni Teater Memukau

    Pentaskan Drama Keluarga, Pelajar Sega Tunjukan Seni Teater Memukau

    Empat Fraksi DPRD Balikpapan Usulkan Pansus Rumah Sakit

    Empat Fraksi DPRD Balikpapan Usulkan Pansus Rumah Sakit

    Pandji Sambangi MUI, Untuk Apa?

    Pandji Sambangi MUI, Untuk Apa?

    Trending Tags

    • Trump Inauguration
    • United Stated
    • White House
    • Market Stories
    • Election Results
  • Regional
  • Mancanegara
  • Politik
  • Serba Serbi
  • Sports
  • Sosok
  • Kolom
  • Lifestyle
    • All
    • Fashion
    Pandangan Psikolog soal Bersahabat dengan Mantan

    Pandangan Psikolog soal Bersahabat dengan Mantan

    Prediksi Tren Fashion 2026: Estetika yang Bakal Dominasi Dunia Mode

    Prediksi Tren Fashion 2026: Estetika yang Bakal Dominasi Dunia Mode

    Trending Tags

    • Golden Globes
    • Game of Thrones
    • MotoGP 2017
    • eSports
    • Fashion Week
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
    • All
    • Business
    • Science
    Akhir April, 4.000 ASN Bakal Ikut Pelatihan Komcad

    Akhir April, 4.000 ASN Bakal Ikut Pelatihan Komcad

    Diduga Rugikan Negara Rp14 Triliun, Kejagung Tetapkan Tersangka Limbah Sawit

    Diduga Rugikan Negara Rp14 Triliun, Kejagung Tetapkan Tersangka Limbah Sawit

    20 Prediksi Bisnis UMKM 2026: Peluang dan Strategi Bertahan

    20 Prediksi Bisnis UMKM 2026: Peluang dan Strategi Bertahan

    Pentaskan Drama Keluarga, Pelajar Sega Tunjukan Seni Teater Memukau

    Pentaskan Drama Keluarga, Pelajar Sega Tunjukan Seni Teater Memukau

    Empat Fraksi DPRD Balikpapan Usulkan Pansus Rumah Sakit

    Empat Fraksi DPRD Balikpapan Usulkan Pansus Rumah Sakit

    Pandji Sambangi MUI, Untuk Apa?

    Pandji Sambangi MUI, Untuk Apa?

    Trending Tags

    • Trump Inauguration
    • United Stated
    • White House
    • Market Stories
    • Election Results
  • Regional
  • Mancanegara
  • Politik
  • Serba Serbi
  • Sports
  • Sosok
  • Kolom
  • Lifestyle
    • All
    • Fashion
    Pandangan Psikolog soal Bersahabat dengan Mantan

    Pandangan Psikolog soal Bersahabat dengan Mantan

    Prediksi Tren Fashion 2026: Estetika yang Bakal Dominasi Dunia Mode

    Prediksi Tren Fashion 2026: Estetika yang Bakal Dominasi Dunia Mode

    Trending Tags

    • Golden Globes
    • Game of Thrones
    • MotoGP 2017
    • eSports
    • Fashion Week
No Result
View All Result
sekitarkaltim.id
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Regional
  • Mancanegara
  • Politik
  • Serba Serbi
  • Sports
  • Sosok
  • Kolom
  • Lifestyle
Home News

Daftar Sederet Tokoh yang Menyabet Habibie Prize 2025

Sekitar Kaltim by Sekitar Kaltim
11 November 2025
in News
Reading Time: 5 mins read
Share on FacebookShare on Twitter
Para tokoh yang berhasil mendapat penghargaan Habibie Prize 2025. (BRIN)
Para tokoh yang berhasil mendapat penghargaan Habibie Prize 2025. (BRIN)

REPUBLIKA NETWORK, SEKITARKALTIM – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) kembali menggelar Habibie Prize 2025, di Hari Pahlawan, pada Senin (10/11/2025).

Habibie Prize 2025, dikenal sebagai ajang penghargaan bergengsi bagi ilmuwan dan tokoh bangsa terbaik Indonesia yang menorehkan capaian luar biasa dalam bidang sains.

Mulai bidang ilmu pengetahuan dasar, teknologi, hingga filsafat, agama, dan kebudayaan.

Tahun ini Habibie Prize dianugerahkan kepada lima ilmuwan nasional dari beragam bidang ilmu pengetahuan.

Mulai laboratorium kimia, ruang isolasi virus, peternakan hijau, ruang sidang konstitusi, hingga lembar tafsir Al Qur’an.

Mereka yang mendapat penghargaan itu: Pertama, Rino Rakhmata Mukti menemukan energi bersih dari sekam padi.

Dari laboratorium di Institut Teknologi Bandung, Rino menemukan cara mengubah limbah sekam padi menjadi zeolit sintetis: material canggih yang digunakan sebagai katalis dalam industri minyak bumi dan pupuk. Karyanya menegaskan bahwa inovasi besar bisa lahir dari bahan lokal yang sederhana.

“Indonesia punya potensi luar biasa dari limbah pertanian,” ujar Rino, dilansir laman BRIN, Senin.

“Sekam padi bisa menjadi sumber material maju untuk energi bersih dan pertanian berkelanjutan.”

Bagi Rino, penghargaan ini bukan akhir, tapi pengingat agar riset selalu kembali ke akar.

ArtikelTerkait

Pentaskan Drama Keluarga, Pelajar Sega Tunjukan Seni Teater Memukau

Empat Fraksi DPRD Balikpapan Usulkan Pansus Rumah Sakit

Pandji Sambangi MUI, Untuk Apa?

Yakni memberi manfaat nyata bagi masyarakat dan memotivasi ilmuwan muda untuk tidak takut menapaki jalan panjang dunia penelitian.

Peraih penghargaan kedua, Tedjo Sasmono, menelusuri jejak virus demi kemanusiaan. Selama lebih dari dua dekade, Tedjo meneliti virus dengue dan arbovirus lain di Indonesia.

Karyanya memetakan empat serotipe virus dengue di berbagai kota dan menjadi dasar bagi kebijakan vaksinasi nasional.

“Setiap hari kita hidup berdampingan dengan virus ini,” katanya. “Maka tugas saya adalah memahami biologi dan dinamika penyebarannya agar masyarakat terlindungi.”

Peneliti Lembaga Eijkman ini juga berperan dalam uji klinis vaksin dengue dan riset genomik untuk kesiapsiagaan pandemi.

Ia menekankan bioteknologi adalah bentuk nyata dari “sains untuk kemanusiaan.”

“Kita harus siap menghadapi tantangan kesehatan masa depan dengan kemampuan sendiri. Itulah semangat Habibie yang saya pegang,” tegasnya.

Ketiga, Anuraga Jayanegara, mengubah pakan untuk menyelamatkan bumi. Sebagai ilmuwan muda dari IPB University, Anuraga memadukan riset peternakan dengan isu perubahan iklim.

Ia mengembangkan formulasi pakan ternak berbasis bahan alami yang mampu menekan emisi gas rumah kaca, sekaligus meningkatkan produktivitas ternak.

“Pakan menyumbang 70% biaya produksi,” jelasnya. Lebih lanjut ia berpesan jika kita bisa membuatnya efisien dan ramah lingkungan, sains tidak boleh berhenti di jurnal.

Ia harus hidup di peternakan, di tangan masyarakat, di dapur industri agar manfaatnya besar bagi peternak dan bumi.

Keempat, Jimly Asshiddiqie. Etika sebagai Pilar Hukum. Nama Jimly Asshiddiqie identik dengan reformasi konstitusi dan etika bernegara.

Sebagai Ketua Mahkamah Konstitusi pertama, ia memperkenalkan gagasan “constitutional ethics”, bahwa hukum tidak bisa berdiri tanpa moral dan integritas.

“Etika itu samudra, hukum itu kapal,” ujarnya lantang. “Kapal hukum tidak akan sampai ke pulau keadilan jika samudra etikanya keruh.”

Jimly menegaskan pentingnya membangun sistem hukum yang tak hanya menghukum, tetapi juga mendidik dan menjaga kepercayaan publik.

Ia berharap generasi muda memahami bahwa peradaban bangsa tidak hanya ditopang oleh teknologi, tetapi juga oleh nilai etika yang kokoh.

Kelima, Muhammad Quraish Shihab, menyinari zaman dengan tafsir Al Qur'an.

Sebagai mufasir besar Asia Tenggara, ia mengabdikan hidupnya untuk menjembatani pesan Al-Qur’an dengan kehidupan modern melalui Tafsir Al-Misbah.

“Al Qur’an itu cahaya,” ujarnya lembut.

“Tiap orang akan melihat cahayanya dari sudut yang berbeda, dan perbedaan itu adalah rahmat,” lanjutnya. Ia mengingatkan pentingnya tafsir yang kontekstual dan penuh kasih. Di tengah dunia yang dipenuhi disrupsi dan ujaran kebencian.

“Beragama harus dengan pemahaman, bukan hanya hafalan. Ilmu harus dibarengi dengan adab,” ingatnya.

Nama penghargaan ini diambil dari sosok Bacharuddin Jusuf Habibie, Presiden Republik Indonesia ke-3 sekaligus Menteri Riset dan Teknologi periode 1979-1998.

Habibie dikenal luas sebagai tokoh visioner yang menjadikan ilmu pengetahuan dan teknologi sebagai motor pembangunan nasional.

Tahun ini penyelenggaraan ke-26 sekaligus menguatkan tradisi penghargaan terhadap prestasi ilmuwan Indonesia.

Penyelenggaraan Habibie Prize 2025 turut didukung Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) melalui pemanfaatan Dana Abadi Penelitian sebagai bentuk komitmen bersama memberi apresiasi berkelanjutan kepada para ilmuwan dan peneliti unggul.

Bukan Sekadar Simbol Prestasi

Kepala BRIN Dr. Laksana Tri Handoko menegaskan penghargaan ini bukan sekadar simbol prestasi, melainkan bentuk nyata dari warisan intelektual Prof. B.J. Habibie: tokoh yang mempersatukan ilmu pengetahuan, teknologi, dan cinta tanah air.

“Habibie Prize sebuah legacy yang lahir dari semangat almarhum Bapak Habibie,” ujar Handoko melalui keterangan resminya.

Ia mengatakan sejak tahun 1999, penghargaan ini diberikan kepada insan Indonesia terbaik di bidangnya yang memiliki scientific achievement luar biasa.

Handokoberujar, BRIN bersama pemerintah kini mengelola penghargaan ini agar menjadi inspirasi lintas generasi.

Pihaknya ingin menumbuhkan kebanggaan publik terhadap ilmu pengetahuan dan riset. “Sekaligus menularkan semangat agar generasi muda mampu melampaui capaian para pendahulunya,” imbuhnya.

Handoko mengingatkan perjuangan masa kini bukan lagi di medan perang, melainkan di laboratorium, ruang riset, dan forum akademik. “Kita mengisi kemerdekaan melalui sains, riset, dan inovasi. Itulah makna pahlawan masa kini,” lanjutnya.

Ia mencontohkan para penerima Habibie Prize 2025 sebagai bukti nyata karya ilmiah dapat menjelma menjadi solusi kemanusiaan.

“Penelitian katalis zeolit berbasis limbah padi untuk energi bersih, riset virus dengue untuk kesehatan publik, inovasi pakan ternak rendah emisi untuk keberlanjutan, hingga tafsir Al Qur’an yang mencerahkan kehidupan beragama dan gagasan reformasi hukum untuk keadilan sosial,” terang Handoko.

Ia meyakini, setiap penerima penghargaan adalah cerminan bahwa ilmu pengetahuan tak pernah berdiri sendiri, namun selalu berpihak pada kemanusiaan dan kemajuan bangsa.

Pesan Cinta untuk Indonesia

Ilham Akbar Habibie menegaskan makna filosofis penghargaan ini sebagai bentuk kesinambungan cita-cita ayahandanya, almarhum B.J. Habibie.

Ia mengingatkan penghargaan ini bukan hanya untuk mengakui prestasi ilmiah, “Tetapi juga sebagai simbol bahwa ilmu pengetahuan, iman, dan cinta tanah air harus berjalan bersama dalam membangun bangsa,” ujarnya.

Ilham berharap penghargaan ini menjadi inspirasi bagi lahirnya lebih banyak ilmuwan muda Indonesia yang berkiprah di tingkat global.

“Kita ingin melihat semakin banyak anak bangsa yang berani bermimpi, berinovasi, dan membawa karya mereka untuk kemajuan umat manusia,” katanya.

Ia juga menegaskan bahwa Habibie Prize adalah ajakan untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah, akademisi, dan industri agar ilmu pengetahuan tidak berhenti di jurnal, tetapi hadir sebagai solusi nyata bagi masyarakat.

Taufik Hidayat

Tags: BRINHabibiePrize2025kaltimrepublikakaltimtararepublikaSekitarkaltim
Previous Post

Sejumlah Pejabat Ikuti Aksi Jalan Sehat dan Tanam Pohon, Hijaukan IKN

Next Post

BMKG Prakirakan Kaltim Bakal Diguyur Hujan Menengah Tinggi

Sekitar Kaltim

Sekitar Kaltim

Next Post

BMKG Prakirakan Kaltim Bakal Diguyur Hujan Menengah Tinggi

Dugaan Korupsi Petral, Puluhan Orang Diperiksa Kejaksaan Agung

Begini Proyeksi Bank Indonesia terkait Pertumbuhan Ekonomi 2026

Terkini

  • Akhir April, 4.000 ASN Bakal Ikut Pelatihan Komcad
  • Diduga Rugikan Negara Rp14 Triliun, Kejagung Tetapkan Tersangka Limbah Sawit
  • 20 Prediksi Bisnis UMKM 2026: Peluang dan Strategi Bertahan
sekitarkaltim.id

Media regional yang menyajikan beragam kanal dengan mengangkat pelbagai isu general dan segmented.

Sejak awal mengudara, media siber ini jejaring dari Republika Network. Seiring waktu, tepatnya sejak 25 Desember 2025, Sekitarkaltim.id bermigrasi menjadi bagian dari jaringan Cendana Network.

Kanal

  • Business
  • Fashion
  • HEADLINE
  • Lifestyle
  • Mancanegara
  • News
  • Politik
  • Regional
  • Science
  • Serba Serbi
  • Sosok
  • Sports
  • Tech

Alamat Redaksi

Jalan Adil Makmur No. 10, Baru Ilir, Balikpapan Barat, Kota Balikpapan.

Kontak Iklan:
CP: +62 822-9986-7079

Email:
iklan@sekitarkaltim.id I redaksi@sekitarkaltim.id

redaksisekitarkaltim@gmail.com

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Pemberitaan Ramah Anak
  • Penggunaan AI
  • Disclaimer
  • Visitor
  • Kerja Sama

© 2022 Sekitarkaltim.id - Cendana Network. All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • Regional
  • News
  • Mancanegara
  • Politik
  • Sports
  • Sosok
  • Serba Serbi
  • Kolom
  • Pariwara
    • Pemprov Kaltara
    • Pemprov Kaltim
    • DPRD Kaltim
    • DPRD Balikpapan
    • Pemkot Balikpapan
    • Pemkab PPU
    • Pemkab Berau

© 2022 Sekitarkaltim.id - Cendana Network. All Right Reserved.