CENDANA NETWORK, SEKITARKALTIM.ID – Usai membombardir Venezuela dan menculik presidennya Nicolas Maduro, Presiden Amerika Donald Trump memberi ancaman lain terhadap negara-negara Amerika Latin: Kolombia, Kuba dan Meksiko.
Trump sesumbar siap menyerang Kolombia dan memprediksi Kuba bakal jatuh. Dalam komentar terbarunya, Trump mengancam Presiden Kolombia Gustavo Pedro.
Komentar Trump kepada wartawan di pesawat Air Force One pada Ahad menunjukkan Amerika siap untuk mempertimbangkan intervensi militer di Amerika Latin.
Trump mengatakan kepada wartawan jika Kolombia dan Venezuela “sangat sakit” dan bahwa pemerintahan di Bogota dijalankan “orang sakit yang suka membuat kokain dan menjualnya ke Amerika Serikat”.
“Dan ia tidak akan melakukan hal itu dalam waktu lama lagi. Izinkan saya memberitahu Anda,” kata Trump, mengacu pada Petro, dilansir Reuters.
Hal itu memicu reaksi keras dari Petro, yang menyerukan semua negara di Amerika Latin untuk bersatu atau menghadapi “perlakuan sebagai pelayan dan budak”.
“AS negara pertama di dunia yang mengebom ibu kota Amerika Selatan sepanjang sejarah umat manusia,” tulisnya dalam postingan di X.
Ia menambahkan, “Lukanya masih terbuka untuk waktu yang lama,” katanya, seraya menyebut balas dendam bukanlah jawabannya.
Amerika Latin harus bersatu, kata Petro, dan menjadi kawasan “dengan kapasitas untuk memahami, berdagang, dan bergabung bersama seluruh dunia” dan tidak hanya memandang ke utara tetapi ke segala arah.
Para kritikus berpendapat penggulingan Maduro bertujuan mengambil kendali atas cadangan minyak Venezuela yang sangat besar. Penculikan Maduro menandai intervensi AS yang paling kontroversial di Amerika Latin sejak invasi Panama pada tahun 1989.
Trump bersikeras AS “bertanggung jawab” atas Venezuela, meskipun Mahkamah Agung negara tersebut telah menunjuk Wakil Presiden Delcy Rodriguez sebagai pemimpin sementara.
Ia juga menegaskan kembali ancaman untuk mengirim militer AS kembali ke Venezuela jika mereka “tidak berperilaku baik”.
Menurutnya banyak warga Kuba yang terbunuh dalam serangan AS. Trump menambahkan intervensi militer AS di Kuba tidak diperlukan karena pulau itu siap untuk jatuh sendirinya.
“Kuba siap jatuh. Kuba sepertinya siap jatuh. Saya tidak tahu bagaimana mereka bisa mempertahankannya, tapi Kuba sekarang tidak punya pemasukan,” kata Trump.
Trump juga memperingatkan negara tetangganya, Meksiko, dengan mengatakan negara tersebut “harus mengambil tindakan bersama-sama karena obat-obatan tersebut mengalir melalui Meksiko dan kita harus melakukan sesuatu”.
Mila












