CENDANA NETWORK, SEKITARKALTIM.ID – PT PLN UID Kaltimra menyiagakan 1.210 personel untuk menjaga keandalan pasokan listrik selama Ramadhan sampai Lebaran 2026.
General Manager PLN UID Kaltimra, Muchamad Chaliq Fadli, mengatakan berbagai langkah kesiapsiagaan telah dilakukan untuk menjaga keandalan sistem kelistrikan.
Personel bersiaga di berbagai wilayah Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara selama masa siaga kelistrikan 2026 yang berlangsung 12 Maret hingga 31 Maret 2026.
Selama periode ini, PLN menyiapkan sistem kelistrikan, personel operasional, serta berbagai peralatan pendukung guna memastikan pelayanan listrik tetap optimal.
Ia bilang, sebanyak 161 lokasi prioritas menjadi fokus pengamanan kelistrikan.
Lokasi ini meliputi 43 masjid, terdiri atas 11 masjid raya dan 32 masjid prioritas, serta sejumlah fasilitas transportasi dan fasilitas umum lainnya.
Pihaknya memastikan pasokan listrik wilayah Kaltim dan Kaltara berada dalam kondisi aman selama Ramadhan dan Lebaran.
PLN memproyeksikan beban puncak sistem mencapai 804,8 megawatt (MW), sementara daya mampu sebesar 976,6 MW.
Dengan demikian tersedia cadangan daya sekitar 171,8 MW untuk memenuhi kebutuhan listrik masyarakat selama periode Lebaran.
Muchamad Chaliq Fadli, memastikan sistem kelistrikan wilayah Kaltim dan Kaltara berada dalam kondisi siap untuk melayani masyarakat yang merayakan Lebaran.
“PLN UID Kaltimra juga menempatkan personel pada 95 posko siaga yang tersebar pada seluruh wilayah Kaltim dan Kaltara untuk memastikan respons cepat bila ada potensi gangguan listrik,” ujarnya, Senin.
Selain personel, PLN juga menyiagakan berbagai peralatan pendukung seperti 29 unit UPS, 37 unit UGB, serta 13 unit Unit Kabel Bergerak.
Dalam mendukung mobilitas petugas lapangan, lanjutnya, PLN juga menyiapkan dua unit crane. Yakni 87 mobil operasional dan 62 sepeda motor operasional.
Ia bilang, proyeksi beban puncak listrik pada Hari Raya Idulfitri tahun ini diperkirakan turun sekitar 0,17 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Penurunan ini terjadi lantaran aktivitas industri dan perkantoran cenderung menurun selama libur Lebaran.
Selain layanan kelistrikan, PLN juga memastikan kesiapan infrastruktur pengisian kendaraan listrik bagi masyarakat yang melakukan perjalanan mudik.
Saat ini PLN UID Kaltimra telah mengoperasikan 77 unit pengisi daya kendaraan listrik atau EV charger pada wilayah Kaltim dan Kaltara.
PLN juga mengimbau masyarakat memanfaatkan aplikasi PLN Mobile untuk memperoleh berbagai layanan kelistrikan.
“Mulai pengaduan gangguan, permohonan layanan listrik, hingga informasi kelistrikan,” katanya. Pihaknya mengaku petugas PLN siap siaga selama 24 jam.
Yan Andri












