• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Pemberitaan Ramah Anak
  • Penggunaan AI
  • Disclaimer
  • Visitor
  • Kerja Sama
sekitarkaltim.id
Advertisement
  • Beranda
  • News
    • All
    • Business
    • Science
    Ekspor Pupuk ke Australia Tembus Rp7 Triliun, Harga Pupuk Dalam Negeri Turun 20%

    Ekspor Pupuk ke Australia Tembus Rp7 Triliun, Harga Pupuk Dalam Negeri Turun 20%

    2.199 Dai Dikirim ke Daerah 3T

    2.199 Dai Dikirim ke Daerah 3T

    SMSI: Regulasi Pers Harus Lebih Adaptif

    SMSI: Regulasi Pers Harus Lebih Adaptif

    Peserta LCC Empat Pilar MPR Tolak Tanding Ulang

    Peserta LCC Empat Pilar MPR Tolak Tanding Ulang

    Cak Imin Targetkan Tahun Ini Kemiskinan Ekstrem 0 Persen

    Cak Imin Targetkan Tahun Ini Kemiskinan Ekstrem 0 Persen

    Ancaman Mikroplastik Intai Ekosistem Laut dan Keamanan Pangan

    Ancaman Mikroplastik Intai Ekosistem Laut dan Keamanan Pangan

    Trending Tags

    • Trump Inauguration
    • United Stated
    • White House
    • Market Stories
    • Election Results
  • Regional
  • Mancanegara
  • Politik
  • Serba Serbi
  • Sports
  • Sosok
  • Kolom
  • Lifestyle
    • All
    • Fashion
    Tren Fashion Lebaran 2026: Dominasi Earth Tone, Gaya Minimalis

    Tren Fashion Lebaran 2026: Dominasi Earth Tone, Gaya Minimalis

    Pandangan Psikolog soal Bersahabat dengan Mantan

    Pandangan Psikolog soal Bersahabat dengan Mantan

    Prediksi Tren Fashion 2026: Estetika yang Bakal Dominasi Dunia Mode

    Prediksi Tren Fashion 2026: Estetika yang Bakal Dominasi Dunia Mode

    Trending Tags

    • Golden Globes
    • Game of Thrones
    • MotoGP 2017
    • eSports
    • Fashion Week
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
    • All
    • Business
    • Science
    Ekspor Pupuk ke Australia Tembus Rp7 Triliun, Harga Pupuk Dalam Negeri Turun 20%

    Ekspor Pupuk ke Australia Tembus Rp7 Triliun, Harga Pupuk Dalam Negeri Turun 20%

    2.199 Dai Dikirim ke Daerah 3T

    2.199 Dai Dikirim ke Daerah 3T

    SMSI: Regulasi Pers Harus Lebih Adaptif

    SMSI: Regulasi Pers Harus Lebih Adaptif

    Peserta LCC Empat Pilar MPR Tolak Tanding Ulang

    Peserta LCC Empat Pilar MPR Tolak Tanding Ulang

    Cak Imin Targetkan Tahun Ini Kemiskinan Ekstrem 0 Persen

    Cak Imin Targetkan Tahun Ini Kemiskinan Ekstrem 0 Persen

    Ancaman Mikroplastik Intai Ekosistem Laut dan Keamanan Pangan

    Ancaman Mikroplastik Intai Ekosistem Laut dan Keamanan Pangan

    Trending Tags

    • Trump Inauguration
    • United Stated
    • White House
    • Market Stories
    • Election Results
  • Regional
  • Mancanegara
  • Politik
  • Serba Serbi
  • Sports
  • Sosok
  • Kolom
  • Lifestyle
    • All
    • Fashion
    Tren Fashion Lebaran 2026: Dominasi Earth Tone, Gaya Minimalis

    Tren Fashion Lebaran 2026: Dominasi Earth Tone, Gaya Minimalis

    Pandangan Psikolog soal Bersahabat dengan Mantan

    Pandangan Psikolog soal Bersahabat dengan Mantan

    Prediksi Tren Fashion 2026: Estetika yang Bakal Dominasi Dunia Mode

    Prediksi Tren Fashion 2026: Estetika yang Bakal Dominasi Dunia Mode

    Trending Tags

    • Golden Globes
    • Game of Thrones
    • MotoGP 2017
    • eSports
    • Fashion Week
No Result
View All Result
sekitarkaltim.id
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Regional
  • Mancanegara
  • Politik
  • Serba Serbi
  • Sports
  • Sosok
  • Kolom
  • Lifestyle
Home Politik

Calling Visa Warga Negara Israel Dinilai Lukai Hati Masyarakat

Publik berhak mendapat penjelasan utuh saat muncul data terkait calling visa terkait.

Newsroom SK by Newsroom SK
5 Januari 2026
in Politik
Reading Time: 2 mins read
Calling Visa Warga Negara Israel Dinilai Lukai Hati Masyarakat

Ilustrasi, calling visa. (Imigrasi)

Share on FacebookShare on Twitter

CENDANA NETWORK, SEKITARKALTIM.ID –  Pemerintah Indonesia melalui otoritas terkait telah menerbitkan sedikitnya 51 rekomendasi pemberian calling visa untuk warga negara Israel.

Calling visa dikenal sebagai kebijakan khusus untuk warga negara asing dari negara tertentu yang dianggap punya risiko tinggi berdasarkan beberapa aspek.

Pemerintah menilai aspek-aspek seperti ideologi, politik, ekonomi, sosial budaya, keamanan, dan keimigrasian untuk menentukan kategori ini.

Proses penilaian calling visa memastikan izin masuk tidak hanya berdasarkan dokumen.

Tapi juga melalui analisis risiko matang. Namun, tidak dijelaskan tujuan para WN Israel itu datang ke Indonesia.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua Komisi I DPR RI Sukamta menilai wajar jika publik mempertanyakan informasi penerbitan calling visa bagi sejumlah warga negara Israel.

Menurutnya, reaksi itu lahir bukan dari prasangka, melainkan dari bobot moral dan politik isu Israel–Palestina yang selama ini melekat kuat dalam sikap bangsa Indonesia.

Indonesia dikenal konsisten mendukung kemerdekaan Palestina dan tidak memiliki hubungan diplomatik dengan Israel.

Karena itu, ia menegaskan publik berhak mendapat penjelasan yang utuh dan rasional saat muncul data terkait calling visa tersebut.

“Perlu ditegaskan sejak awal calling visa bukan visa bebas, bukan fasilitas, dan bukan bentuk normalisasi hubungan. Ini mekanisme khusus yang bersifat selektif dan sangat ketat,” kata Sukamta dalam keterangan tertulisnya, pada Senin (5/1/2026).

ArtikelTerkait

Hak Angket DPRD Kaltim Tetap Berjalan

Tuntut Keadilan bagi Prajurit TNI yang Gugur, Megawati: Kita Harus Bersatu

DPR Minta Pemerintah Tanggung Pengobatan Aktivis Kontras

Meski begitu, ia menilai penjelasan administratif semata tidak cukup untuk isu yang sensitif secara politik dan emosional.

Menurutnya, pemerintah perlu menyampaikan penjelasan lebih substantif untuk menghindari tafsir liar di tengah masyarakat.

“Saya meminta pemerintah menegaskan terbuka kebijakan calling visa ini tidak mengubah posisi Indonesia mendukung Palestina dan bukan pintu menuju normalisasi dengan Israel. Penegasan nilai ini penting disampaikan sejak awal,” tegasnya.

Pohaknya juga mendorong pemerintah menjelaskan fungsi calling visa sebagai instrumen pengendalian dan keamanan negara, bukan bentuk kelonggaran masuk bagi warga negara asing.

“Pemerintah perlu menjelaskan calling itu alat kontrol negara, bukan kemudahan. Mekanisme ini justru memastikan pengawasan yang paling ketat,” jelasnya.

Selain itu, Sukamta menilai transparansi terbatas namun strategis perlu dibuka ke publik.

Ia menyarankan agar pemerintah dapat menjelaskan kategori umum tujuan kedatangan, seperti alasan kemanusiaan, keluarga campuran, atau mandat lembaga internasional.

Disarankannya, dalam isu Palestina, keteguhan nilai harus sejalan kejernihan komunikasi.

“Karenanya penjelasan tegas dan proporsional bukan kelemahan negara, melainkan tanda kepemimpinan yang dewasa,” ujarnya.

Menurut data Direktorat Intelijen Keimigrasian, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan RI, ada pemberian izin masuk bagi warga negara asing dari negara-negara yang selama ini masuk dalam kategori pantauan khusus atau “calling visa”.

Salah satu yang paling mencolok pemberian rekomendasi visa bagi warga negara Israel. Meski Indonesia tidak memiliki hubungan diplomatik resmi dengan Tel Aviv, nyatanya pintu masuk bagi warga negara Israel tidak tertutup rapat.

Pemerintah telah menerbitkan sedikitnya 51 rekomendasi pemberian calling visa untuk warga negara Israel. Angka ini menempatkan Israel di posisi keempat dalam daftar negara penerima rekomendasi calling visa terbanyak di bawah naungan Direktorat Intelijen Keimigrasian.

Yan Andri

Tags: Calling VisaCendana NetworkdprDPR RISekitarkaltimsekitarkaltim.idWN Isarel
Previous Post

BRIN Dorong Hilirisasi Riset Pangan, Perkuat Ekosistem Riset

Next Post

Sederet Pasal KUHP dan KUHAP yang Dinilai Kontroversi

Newsroom SK

Newsroom SK

Next Post
Sederet Pasal KUHP dan KUHAP yang Dinilai Kontroversi

Sederet Pasal KUHP dan KUHAP yang Dinilai Kontroversi

Makna Tema dan Logo HUT Kaltim 2026

Makna Tema dan Logo HUT Kaltim 2026

Nadiem Didakwa Rugikan Negara sampai Triliunan

Nadiem Didakwa Rugikan Negara sampai Triliunan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terkini

  • Sejumlah Wilayah di Kutai Barat Terendam Banjir
  • Ekspor Pupuk ke Australia Tembus Rp7 Triliun, Harga Pupuk Dalam Negeri Turun 20%
  • Gubernur Kaltara Beri Dukungan Pemulihan untuk Korban
sekitarkaltim.id

Media regional yang menyajikan beragam kanal dengan mengangkat pelbagai isu general dan segmented.

Sejak awal mengudara, media siber ini jejaring dari Republika Network. Seiring waktu, tepatnya sejak 25 Desember 2025, Sekitarkaltim.id bermigrasi menjadi bagian dari jaringan Cendana Network.

Kanal

  • Business
  • Fashion
  • HEADLINE
  • Lifestyle
  • Mancanegara
  • News
  • Politik
  • Regional
  • Science
  • Serba Serbi
  • Sosok
  • Sports
  • Tech

Alamat Redaksi

Jalan Adil Makmur No. 10, Baru Ilir, Balikpapan Barat, Kota Balikpapan.

Kontak Iklan:
CP: +62 822-9986-7079

Email:
iklan@sekitarkaltim.id I redaksi@sekitarkaltim.id

redaksisekitarkaltim@gmail.com

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Pemberitaan Ramah Anak
  • Penggunaan AI
  • Disclaimer
  • Visitor
  • Kerja Sama

© 2022 Sekitarkaltim.id - Cendana Network. All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • Regional
  • News
  • Mancanegara
  • Politik
  • Sports
  • Sosok
  • Serba Serbi
  • Kolom
  • Pariwara
    • Pemprov Kaltara
    • Pemprov Kaltim
    • DPRD Kaltim
    • DPRD Balikpapan
    • Pemkot Balikpapan
    • Pemkab PPU
    • Pemkab Berau

© 2022 Sekitarkaltim.id - Cendana Network. All Right Reserved.