CENDANA NETWORK, SEKITARKALTIM.ID – Meski Pilpres 2029 masih lama, namun wacana untuk mendukung Presiden Prabowo menjabat selama dua periode mulai mengemuka.
Terkait wacana itu, Wakil Ketua Umum DPP Partai Nasdem Saan Mustopa memberi dukungan.
Ia menilai hal wajar jika Prabowo bertarung lagi pada Pemilihan Presiden 2029.
“Kalau ada wacana tentang Pak Prabowo dua periode bahkan ada yang sudah mengusulkan ya. Pak Prabowo maju di periode kedua menurut saya itu hal yang wajar ya,” ujar Saan kepada awak media, Selasa (10/2/2026).
Ia menilai meski Pilpres masih tiga tahun lagi, namun wacana pengusulan dua periode untuk Prabowo sebagai hal yang normal.
Alasannya, hasil survei terakhir menunjukkan kepuasan publik terhadap pemerinthan Prabowo mencapai 79,9 persen.
Karena itu, ia menilai, tidak heran jika dukungan maju dua periode bagi Prabowo sudah mulai muncul ke permukaan.
“Kalau kita lihat hasil survei terbaru 80 persen tingkat kepuasannya. Dan tingkat kepuasan itu sangat tinggi. Jadi wajar kalau misalnya ada wacana yang mengusulkan dua periode,” paparnya.
Meski begitu, wakil ketua DPR RI itu tak memberi kejelasan gamblang soal sikap resmi Nasdem. Ia menegaskan, Nasdem fokus menyukseskan program prioritas Prabowo periode 2024-2029.
“Nasdem akan bicarakan di internal ya. Nasdem ada dalam posisi mendukung sepenuhnya pemerintahan Pak Prabowo sampai nanti di akhir masa periodenya. Nanti soal lainnya nanti kita ikuti dan sebagainya,” imbuh Saan.
Soal apakah Prabowo sebaiknya kembali berpasangan dengan Gibran Rakabuming Raka, ia hanya menanggapi singkat. “Ah, nanti…,” katanya.
Terkait usulan Ketua Umum DPP PAN Zulkifli Hasan dipasangkan dengan Prabowo, ia menyebut, itu menjadi kewenangan internal partai masing-masing.
Saan menegaskan, posisi cawapres nantinya keputusan berada di tangan Prabowo.
“Tergantung juga nanti kepada Pak Prabowo sendiri. Jadi itu urusan internal masing-masing dan kita hormati saja. Kita hormati dan kita hargai,” ujarnya.
Yan Andri I Sumber: ROL












